Cara Benar Mengobati Gusi Bernanah

Cara Benar Mengobati Gusi Bernanah
ilustrasi
Info Kesehatan - Nanah pada gusi erat kaitannya dengan kondisi yang disebut abses gigi dan dapat diawali oleh penyakit periodontal. Abses tidak dapat sembuh dengan sendirinya, penanganan medis dilakukan untuk mengeringkan abses, membasmi kuman dengan antibiotik, membuat kanal ke akar gigi, hingga mencabut gigi yang terinfeksi.

Nanah merupakan cairan kental yang mengandung jaringan mati, sel, dan bakteri. Nanah umumnya berwarna putih kekuningan, kehijauan, kuning ataupun kuning kecokelatan, dan terkadang berbau busuk. Munculnya nanah lantaran area tertentu mengalami peradangan saat terjadi infeksi. Reaksi radang ini adalah reaksi alami tubuh untuk melawan infeksi.

Penyebab Gusi Bernanah

Gusi bernanah biasanya berasal dari abses gigi. Abses umumnya disebabkan adanya infeksi bakteri dan menimbulkan rasa sakit berdenyut. Kebersihan mulut yang tidak dijaga dengan baik dan kurangnya perawatan pada gigi, membuat gigi mudah berlubang dan terinfeksi bakteri. Pertumbuhan bakteri yang dibiarkan akan menyebabkan infeksi pada gigi. Infeksi ini akan menyebar ke area sekitar gusi dan terjadi pengumpulan nanah pada gusi.

Infeksi bakteri bisa terjadi pada gusi, akar gigi, serta tulang pendukung gigi. Infeksi atau peradangan pada jaringan di sekitar gigi yang menyebabkan penyakit gusi, bisa juga menjadi penyebab munculnya nanah pada gusi. Penyakit gusi kerap menyebabkan gusi menjadi sedikit terlepas dari gigi, sehingga terbentuk kantong yang bisa dipenuhi bakteri dan berkembang membentuk abses.

Abses periodontal juga dapat berkembang sebagai komplikasi cedera pada gusi atau jaringan sekitar gigi, yang menyebabkan luka. Luka pada gusi ini mudah mengalami infeksi, karena makanan atau kotoran yang menyangkut dan tertanam di gusi dapat membuat kuman tumbuh subur.

Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, menderita diabetes, atau sedang menjalani pengobatan kemoterapi, lebih rentan mengalami abses gigi dan timbulnya nanah pada gusi.

Mengobati Nanah pada Gusi

Jika rasa sakit tidak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol yang dapat dibeli secara bebas. Namun, sebagian orang membutuhkan obat pereda nyeri yang lebih kuat dan hanya bisa diperoleh dengan resep dokter. Setelah nanah sudah dikeringkan, umumnya gejala yang dikeluhkan akan segera hilang.

Nanah pada gusi bisa diobati dengan cara menguras nanah dari gusi hingga kering dengan cara menusuk abses atau dengan membuat lubang kecil pada gigi agar nanah bisa mengalir keluar. Setelahnya perlu juga dilakukan pembersihan kantong nanah pada gusi. Langkah ini tentunya harus dilakukan oleh dokter gigi. Dokter gigi kemungkinan juga akan memberikan obat antibiotik oral yang harus dikonsumsi selama beberapa hari untuk mengatasi infeksi secara keseluruhan. Jika nanah belum juga hilang dan abses tidak sembuh dalam beberapa hari, maka dianjurkan untuk segera kembali berkonsultasi ke dokter gigi.

Untuk mencegah kantong nanah pecah, hindari mengonsumsi makanan dan minuman panas atau dingin yang dapat membuat nyeri semakin parah. Makanlah makanan yang lembut, dan kunyahlah makanan menggunakan sisi mulut yang tidak terinfeksi. Jangan lupa gunakan sikat gigi yang lembut dan hindari melakukan dental flossing pada area gigi dan gusi yang mengalami infeksi atau terdapat nanah pada gusinya.

Sedangkan, jika abses pecah sebelum sempat ke dokter gigi, segera berkumur dengan air hangat untuk membersihkan mulut sekaligus mendorong keluarnya nanah hingga tuntas.

Kemungkinan Komplikasi

Nanah pada gusi yang tidak mendapat penanganan yang tepat dapat memicu beberapa kemungkinan komplikasi, seperti terbentuknya saluran antara lokasi infeksi dengan kulit atau mulut yang dapat mengeluarkan nanah secara terus menerus.

Selain itu, nanah pada gusi yang tidak ditangani dengan baik juga dapat memicu sinusitis, rongga yang dipenuhi cairan pada gigi (kista gigi), serta infeksi tulang di dekat gusi yang infeksi.

Penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter gigi jika terdapat nanah pada gusi atau jika menemukan abses pada mulut. Selain untuk mengobati, juga untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Utamakan Pencegahan

Nanah pada gusi akibat abses dapat dihindari dengan menjaga kebersihan mulut yang baik. Biasakan menyikat gigi secara teratur, dan jika perlu, lakukan juga flossing menggunakan dental floss atau benang gigi.

Menjaga kebersihan mulut juga termasuk membersihkan lidah dan menerapkan pola makan sehat. Hindari mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung gula tinggi dan berhenti merokok, merupakan beberapa tindakan yang dapat meningkatkan kesehatan mulut.

Jika gigi tampak mengalami kerusakan atau terdapat nanah pada gusi, segera periksakan ke dokter gigi, agar dapat diberikan penanganan yang tepat untuk mencegah timbulnya komplikasi yang berbahaya. Lakukan juga pemeriksaan gigi secara rutin setidaknya setiap satu tahun sekali.

Sumber : alodokter.com

Tips Menurunkan Berat Badan Untuk Usia 40 Tahun Keatas

Tips Menurunkan Berat Badan Untuk Usia 40 Tahun Keatas
ilustarsi
Info Kesehatan - Memasuki usia 40 tahun, terjadi banyak perubahan dalam tubuh yang tak disangka-sangka. Kadar kolagen pada kulit wajah yang semakin menurun, elastisitas berkurang, gerak tubuh kian lambat, kemampuan metabolisme pun menurun. Segala hal tersebut akhirnya menyebabkan kenaikan berat badan.

Jika tak ditangani secara serius, kenaikan berat badan pada seseorang yang telah menginjak usia 40 tahun bisa membahayakan. Menurut dr. Rio Aditya, di usia 40 tahun adalah waktu yang tepat untuk memahami kondisi tubuh dengan lebih baik.

“Usia 40 tahun merupakan saat yang tepat untuk mengetahui angka tekanan darah, berat badan, nilai kolesterol, dan gula darah. Melakukan tes kesehatan dapat membantu Anda untuk mengetahui potensi adanya penyakit yang berbahaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Rio juga menjelaskan bahwa kebanyakan orang tidak menyadari kalau mereka memiliki penyakit tertentu saat memasuki usia 40 tahun, hingga akhirnya timbul komplikasi. Itulah mengapa, menjaga berat badan menjadi hal yang penting.

Tips menurunkan berat badan untuk usia 40 tahun keatas

Menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Dilansir dari WebMD, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan bagi Anda yang telah menginjak usia 40 tahun dan ingin menurunkan berat badan.

1. Tingkatkan konsumsi buah dan sayuran
Isi setengah piring Anda dengan sayuran saat makan, lalu akhiri sesi makan dengan asupan buah-buahan segar. Kedua jenis kudapan tersebut memiliki lebih banyak nutrisi, sedikit lemak dan kalori, dibanding daging, produk susu, atau biji-bijian. Buah-buahan segar seperti apel dan buah beri juga bagus dikonsumsi sebagai pengganti camilan tinggi lemak atau tinggi gula.

2. Jangan lewatkan sarapan
Para ahli merekomendasikan menu sarapan yang sehat seperti roti gandum dan buah. Jenis makanan tersebut dapat membantu mengekang rasa lapar di pagi hari yang membuat Anda ingin ngemil terus-menerus hingga makan secara berlebihan saat siang hari.

Konsumsi camilan kecil setiap beberapa jam sekali memang dapat membuat nafsu makan Anda tetap terpenuhi sepanjang hari. Akali dengan menyediakan buah, salad, atau kacang-kacangan sebagai menu kudapan.

3. Masak makanan sehat
Lemak dan kalori ekstra dapat berasal dari cara Anda menyiapkan makanan. Daripada menggoreng dengan mentega atau minyak, cobalah memasak dengan cara memanggang atau merebus. Sebaiknya, hindari makanan yang digoreng atau memiliki saus krim berlebihan.

4. Olahraga
Olahraga memiliki segudang manfaat, dari mengontrol berat badan, mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, kanker usus besar, menguatkan tulang dan otot, serta meningkatkan kesehatan mental dan memperbaiki mood. Selain itu, olahraga juga dapat membantu mencegah depresi dan membuat tidur menjadi lebih berkualitas.

“Manfaat dari olahraga dapat dirasakan bila Anda melakukan setidaknya 2 jam 30 menit (150 menit) per minggu. Olahraga yang disarankan adalah aktivitas fisik dengan intensitas sedang seperti berjalan cepat,” ujar dr. Rio.

5. Perhatikan waktu tidur
Berdasarkan Journal of Clinical Sleep Medicine tahun 2015, orang dewasa harus memenuhi kebutuhan tidur minimal 7 jam setiap malamnya untuk kesehatan yang optimal.

“Apabila kurang dari 7 jam, dapat menyebabkan peningkatan berat badan, diabetes, hipertensi, penyakit jantung, stroke, depresi, dan meningkatkan risiko kematian. Selain itu, kurang tidur juga dapat menurunkan daya tahan tubuh dan membuat performa Anda tidak maksimal,” kata dr. Rio, melanjutkan penjelasannya.

Memasuki usia 40 bukan halangan bagi Anda untuk berupaya menurunkan berat badan guna menunjang kesehatan. Mulai dari sekarang, hindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol atau soda, dan mengonsumsi camilan tak sehat. Yuk, sayangi tubuh dengan mengontrol asupan sehari-hari!.

Sumber : klikdokter.com

Cara Yang Benar Menggendong Bayi Baru Lahir

Cara Menggendong Bayi Baru Lahir
ilustarsi
Info Kesehatan - Memiliki bayi merupakan hal yang menggembirakan. Namun bagi orangtua baru, ada beberapa hal yang seringkali membingungkan, misalnya cara menggendong bayi baru lahir. Pelajari berbagai cara menggendong bayi baru lahir agar bayi merasa nyaman.

Menggendong bayi baru lahir harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini karena tubuh bayi masih rapuh. Berbagai variasi cara menggendong bayi baru lahir memberikan kesempatan ibu dan ayah untuk melakukan kontak kulit (skin to skin contact) dengan bayi, atau untuk membuat bayi bersendawa.

Mempererat Ikatan dengan Bayi

Menggendong bayi bisa menjadi salah satu cara untuk mempererat ikatan antara orang tua dan bayi. Saat menggendong bayi baru lahir, penting untuk selalu menopang kepala dan lehernya. Hal ini karena leher bayi baru cukup kuat pada usia 1-2 bulan, di mana dia sudah mulai bisa mengangkat kepala saat dalam posisi tengkurap.

Berikut cara yang benar menggendong bayi baru lahir:

1.Menimang 
Ini merupakan cara menggendong bayi baru lahir yang paling banyak dilakukan. Pertama, ambil bayi yang sedang berbaring dan tempatkan salah satu lengan Anda di bawah leher dan kepalanya. Sementara itu, satu tangan lainnya berada di bagian bokongnya.

Angkat bayi dan sesuaikan posisi bayi hingga ia merasa nyaman. Kepala dan leher seharusnya berada di lengan bagian dalam atau lipatan lengan saat digendong. Lakukan gerakan mengayun perlahan. Ini merupakan posisi yang paling tepat untuk saling menatap dengan bayi.

2.Menggendong sambil memeluk
Umumnya ini dilakukan setelah bayi selesai menyusu. Gunakan salah satu tangan untuk mengangkat kepala dan leher bayi, kemudian tangan yang lain digunakan untuk menyangga bokongnya. Posisi bayi vertikal sejajar dengan arah tubuh Anda.

Pada posisi ini, Anda juga dapat menempatkan bayi di dada atau bahu. Bayi bisa merasa nyaman mendengarkan detak jantung orang tuanya. Ingat untuk tetap memperhatikan kepala dan leher, serta pastikan hidung Si Kecil tidak tertutup.

3.Menggendong dengan posisi bayi tengkurap
Cara menggendong bayi jenis ini sangat tepat dilakukan ketika bayi rewel. Posisi bayi tengkurap, sementara bagian kepala dan leher berada di salah satu lengan bagian dalam dan ujung telapak tangan Anda menopang kedua kaki bayi. Pastikan wajah bayi tidak tertutup.

Pada posisi ini, Anda bisa bebas mengusap atau menepuk punggung bayi dengan tangan yang lain. Posisi ini juga bagus untuk mengeluarkan angin dari perut bayi (sendawa) sehingga bayi merasa nyaman.

4.Menggendong untuk menyusu
Caranya sama seperti gerakan menimang bayi. Usahakan satu tangan ibu menahan bagian bokong bayi. Kemudian dekatkan bayi ke arah payudara untuk menyusu. Anda bisa menggunakan bantuan bantal atau penyangga lain untuk menopang tubuh Si Kecil.

Hindari Mengguncang Bayi

Saat menggendong bayi, hindari mengguncang-guncangkan tubuhnya. Mengguncang bayi berlebihan dapat menyebabkan perdarahan otak, bahkan berujung pada kematian. Hal ini dikenal dengan sebutan shaken baby syndrome (SBS). Selain mengguncang, tindakan lain seperti melempar dan menjatuhkan tubuh bayi juga bisa menyebabkan kondisi ini.

Sindrom bayi terguncang ini dapat terjadi hingga anak berusia 5 tahun, namun bayi baru lahir usia 6-8 minggu yang paling berisiko. Beberapa kondisi tertentu juga meningkatkan risiko SBS, yaitu pada bayi dengan kebutuhan khusus atau memiliki kondisi tertentu, misalnya kolik.

Ketidaktahuan orang tua atau pengasuh bayi seringkali menyebabkan cedera pada bayi karena terlalu kencang diguncang. Mengayun ataupun mengangkat bayi dalam interaksi normal tidak berbahaya, hanya saja jangan sampai mengguncang bayi dalam kondisi apa pun.

Cara menggendong bayi baru lahir memang harus benar-benar diperhatikan. Tapi, hindari rasa ragu ataupun khawatir berlebihan, karena dapat membuat bayi tidak nyaman. Nikmati saat menggendong bayi, sambil melihat setiap gerak dan tingkahnya.

Sumber : alodokter.com

Penyebab Bisul di Kemaluan dan Cara Mengobatinya

Penyebab Bisul di Kemaluan dan Cara Mengobatinya
ilustrasi
Info Kesehatan - Bisul di kemaluan timbul berupa benjolan yang tumbuh di area kemaluan akibat peradangan dan terdapat nanah di dalamnya. Tumbuhnya bisul di kemaluan, dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bisul terjadi akibat infeksi kulit yang umumnya terjadi pada folikel rambut atau kelenjar minyak. Pada awalnya kulit akan tampak merah karena meradang, kemudian membengkak dan membentuk benjolan. Hal itu kemudian diikuti dengan timbulnya nanah sekitar 4-7 hari setelah infeksi terjadi. Awalnya bisul dapat terasa gatal, kemudian menjadi terasa nyeri dan mengganggu. Bisul di kemaluan bisa tumbuh di bagian luar kemaluan, sekitar rambut kemaluan, atau pada wanita bisa tumbuh di bagian bibir vagina.

Penyebab dan Faktor Risikonya

Sebagian besar bisul disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Bakteri ini umumnya masuk melalui luka kecil di kulit, yang seringkali tidak disadari keberadaannya. Bisul juga dapat disebabkan masuknya benda asing ke dalam kulit, atau kelenjar minyak yang tersumbat hingga menyebabkan infeksi. Gangguan pertumbuhan rambut, seperti pertumbuhan rambut ke dalam (ingrown hair) juga dapat memicu timbulnya bisul.

Penderita diabetes lebih memiliki risiko mengalami bisul. Hal itu karena penyakit diabetes, terutama yang kadar gula darahnya tidak terkontrol, dapat membuat daya tubuh lebih lemah sehingga sulit melawan berbagai penyebab infeksi, termasuk infeksi bakteri pada kulit.

Beberapa faktor risiko lain yang dapat memicu tumbuhnya bisul, termasuk bisul di kemaluan, antara lain:
  • Masalah dengan sistem kekebalan tubuh
  • Gizi buruk
  • Kebersihan tubuh yang buruk
  • Cara mencukur
  • Paparan bahan kimia atau bahan pakaian yang dapat membuat kulit iritasi.

Baca Juga : Penyebab Kelamin PRIA dan WANITA Gatal


Cara Mengobati Bisul di Kemaluan

Sebagian besar bisul di kemaluan umumnya tergolong ringan, sehingga tidak memerlukan perawatan medis khusus. Bisul akan hilang sendiri dalam hitungan hari atau minggu.

Yang perlu diingat, jangan pernah memecahkan bisul sendiri. Tindakan ini justru dapat membuat luka, yang mungkin menyebabkan infeksi menjadi lebih parah, dan semakin mengganggu. Apabila bisul cukup besar dan terasa amat mengganggu, ada baiknya bila Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. Jika bisul tergolong ringan, maka dokter akan memberikan anjuran pengobatan yang bisa dilakukan di rumah.

Anda bisa membantu meringankan gejala dan mempercepat proses penyembuhan dengan cara mengompres bisul dengan air hangat. Cara ini berguna untuk mengurangi rasa sakit dan membantu menarik nanah ke permukaan. Setelah itu, umumnya bisul akan pecah dengan sendirinya.

Saat bisul mulai mengering, Anda disarankan untuk tetap menjaga kebersihan pada luka bekas pecahnya bisul menggunakan bilasan air bersih yang dapat dicampur dengan cairan antiseptik, serta oleskan salep antibiotik yang diresepkan oleh dokter sebelum ditutup kasa. Anda bisa rutin membersihkan area yang terkena infeksi 2-3 kali sehari dengan kompres air hangat.

Jika pengobatan di rumah tidak efektif atau bisul maupun luka justru menjadi semakin parah, maka segera konsultasikan ke dokter untuk tindakan penanganan bisul di kemaluan yang tepat. Kemungkinan tindakan yang akan dilakukan dokter, antara lain:
  • Insisi dan drainase
    Tindakan ini adalah untuk menguras bisul dengan membuat sayatan kecil di ujungnya, lalu menggunakan alat yang steril untuk membantu mengeluarkan nanah.
  • Antibiotik
    Dokter akan meresepkan antibiotik untuk menangani infeksi yang cukup berat.
Meski tergolong ringan, waspadai bisul di kemaluan yang disertai dengan gejala-gejala seperti demam dan menggigil, bengkak pada kelenjar getah bening, rasa sakit yang tidak tertahankan atau munculnya bisul lain. Jangan segan berkonsultasi dengan dokter untuk menanganinya.

Sumber : alodokter.com

5 Bahaya Pakai Bra Terlalu Ketat

bahaya pakai bra terlalu ketat
ilustrasi

Info Kesehatan - Ketiak Anda membeli bra pilih ukuran yang tepat. Jangan kekecilan atau juga terlalu longgar.

Ada beberapa efek samping yang bakal Anda alami saat memakai ukuran bra yang tidak tepat. Ini dia ulasannya.


Kulit ruam
Menggunaakan bra yang ketat menyebabkan ruam, terutama di bagian tali. Kalau dibiarkan, hal ini dapat memicu infeksi.

Pengaruhi pencernaan
Bra ketat juga dapat mengganggu pencernaan. Karenanya diafragma Anda merasa tertekan dan lama-lama berpengaruh ke bagian saluran cerna manusia.

Pengaruhi limfatik saraf
Pakai bra ketat juga bikin Anda mengalami gangguan saraf limfatik. Ketika pembuluh limfatik yang dikompresi, ini tidak akan mampu untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Hati-hati iya.

Leher sakit
Mengenakan bra yang ketat juga dapat memicu ketegangan di bagian bahu. Ada tekanan yang terjadi, sehingga daerah leher dan punggung Anda mengalami masalah yang kronis.

Sulit bernapas
Bila Anda memakai bra yang ketat, bisa-bisa sulit bernapas. Dada Anda merasakn tekanan yang tak nyaman dan terjadilah gangguan otot dan difragma yang membuat Anda sulit bernapas.

Demikianlah mengenai 5 bahaya pakai bra terlalu ketat, semoga artikel kesehatan ini bermanfaat untuk anda.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar semua orang tahu tentang 5 bahaya pakai bra terlalu ketat ini.

Tahukah Kamu Ternyata G-String Bahaya Untuk Kesehatan Wanita

bahaya g-string untuk kesehatan
G-String
Info Kesehatan - Jika Anda merasa seksi saat menggunakan G-String, mungkin iya. Namun jangan salah, penggunaan G-String ternyata dapat berdampak buruk pada kesehatan. Ada beberapa alasan medis mengapa G-String sebaiknya jangan dipakai.

Kebanyakan orang menggunakan alasan untuk menghilangkan garis celana dalam yang tercetak jelas jika menggunakan celana kain. Namun solusi menggunakan tali G-String ini benar-benar tidak disarankan.

Berikut bahaya g-string untuk kesehatan wanita :


1. Bakteri
Bakteri yang ada pada usus besar bisa muncul dan berkumpul di string. Beberapa jenis bakteri bahkan menyebabkan infeksi saluran kemih. Khususnya bagi Anda yang memiliki aktivitas tinggi. Risiko in cukup besar.


2. Gesekan Pada Kulit
Gesekan tali G-String pada kulit juga akan mengakibatkan memar atau merah pada kulit. G-String dapat meningkatkan risiko gatal atau infeksi parah, khususnya bagi wanita yang memiliki kulit sensitif.


3. Siklus
Selama masa siklus, tingkat pH di area miss V wanita meningkat sehingga membuatnya begitu lembap. Jika menggunakan G-String, maka akan sangat rentan terhadap beberapa jenis infeksi.


4. Gesekan Pada Kulit Anus
Tali G-string juga dapat menyebabkan masalah lain seperti gesekan pada bagian anus yang justru bisa membuatnya mengalami beberapa masalah kulit. Jika kebetulan Anda memiliki wasir, tali pada G-string akan memperburuk keadaan tersebut.


5. Sirkulasi Darah Ke Miss V
Semua wanita yang menggunakan G-string. Mereka yang menggunakan G-String bakal mengalami gangguan sirkulasi darah ke kemaluannya.

Selain itu, jika pergi ke gym jangan pernah menggunakan G-string. Mengapa? Tentu saja hal tersebut akan membatasi gerakan Anda dan menyebabkan Anda tidak merasa nyaman.


6. Infeksi Miss V
Jika kebetulan Anda hamil, sebaiknya jauhi G-string. Bukan karena perkara kenyamanan saja, namun penggunaan G-string saat hamil dan meninggikan risiko infeksi miss V. Tentu saja Anda tidak mau mengalaminya.


7. Aroma Tidak Sedap
Ini mungkin yang paling menjijikkan. Namanya juga G-string, sehingga tali di bagian belakangnya secara langsung akan menyentuh bagian dubur Anda. Tidak bisa sama sekali menutup area tersebut, sehingga bisa saja mengeluarkan aroma khas dubur yang tidak sedap.


Demikianlah mengenai bahaya g-string untuk kesehatan wanita, semoga artikel kesehatan ini bermanfaat untuk anda.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar semua orang tahu tentang bahaya g-string untuk kesehatan wanita ini.

Manfaat Timun Jepang (Zucchini) Untuk Kesehatan

Timun Jepang (Zucchini)
Timun Jepang (Zucchini)
Info Kesehatan - Timun Jepang (Zucchini) adalah sayuran yang mirip dengan terong. Dilihat sekilas sayuran ini bentuknya mirip dengan timun hijau. Untuk bisa mengonsumsinya harus dimasak terlebih dahulu misalnya dijadikan tumisan, dipanggang atau pun sup. Mendapatkan sayuran ini memang agak sulit, biasanya ada di supermarket kota-kota besar. Namun, sayuran ini punya banyak manfaat untuk kesehatan.


Konsumsi timun Jepang (zucchini) saat ini bisa dibilang meningkat sebab timun Jepang (zucchini) termasuk ke dalam daftar super food. Berikut adalah manfaat timun Jepang untuk kesehatan :

1. Menurunkan berat badan
Makan zucchini sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan sebab sayuran ini rendah kalori namun bisa membuatmu merasa kenyang lebih lama.

2. Memaksimalkan kesehatan tubuh
Zucchini mengandung nutrisi penting seperti vitamin C, mangan, protein, seng, dan asam lemak omega 3 yang berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Meningkatkan kesehatan reproduksi pria
Penelitian menunjukkan bahwa zucchini membantu dalam mengobati penyakit yang biasa menyerang kesehatan reproduksi pria seperti hipertrofi prostat jinak yang bisa merusak kesehatan kemih serta kehidupan seksual pria.

BACA JUGA : Manfaat Terong Untuk Kesehatan

4. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular
Zucchini mengandung sejumlah magnesium yang membantu mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.

5. Menurunkan tekanan darah
Kandungan vitamin C di dalam zucchini bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah serta mengurangi gangguan tersumbatnya arteri.

6. Mencegah asam urat
Asam urat terjadi karena peradangan di sendi yang berlebihan. Sementara kandungan asam lemak oemga 3 dan cartenoids di dalam zucchini mampu mengusir asam urat yang berlebih.

7. Mempercantik kulit
Makan zucchini nyatanya bermanfaat untuk mendukung kecantikan kulit wanita sebab sayuran ini membantu dalam merangsang produksi kolin yang merupakan asam amino yang bermanfaat untuk pembentukan kolagen.

Selain dikonsumsi secara mentah, zucchini bisa diolah menjadi 'mi' dengan cara diserut. Namun segera konsumsi zucchini begitu kamu mengolahnya karena tidak teroksidasi dalam jangka waktu yang lama.

Demikianlah mengenai manfaat timun Jepang (zucchini) untuk kesehatan, semoga artikel kesehatan ini bermanfaat untuk anda.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar semua orang tahu tentang manfaat timun Jepang (zucchini) ini.

5 Manfaat Biji Alpukat Untuk Kesehatan

Manfaat Biji Alpukat Untuk Kesehatan
Buah Alpukat
Info Kesehatan - Apokat (KBBI: Avokad), avokad, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.

Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.

Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.

Menurut sebuah penelitian, biji alpukat mengandung senyawa antioksidan bernama fenol yang membantu dalam menurunkan kolesterol, hipertensi, mencegah diabetes, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Biji alpukat juga diperkaya dengan sifat sehat lainnya seperti anti mikroba.

Berikut adalah manfaat biji alpukat untuk kesehatan yang bisa kamu dapatkan dari mengonsumsi biji alpukat :


1. Tinggi akan antioksidan
Penelitian menunjukkan bahwa biji alpukat mengandung 70% antioksidan fenolik yang terbukti dapat mengurangi kolesterol serta memerangi efek buruk radikal bebas.


2. Mendukung kesehatan jantung
Sifat anti inflamasi yang ada dalam biji alpukat membantu mencegah plak di arteri sehingga bermanfaat untuk mengurangi risiko stroke dan mendukung kesehatan jantung.

BACA JUGA : 10 Manfaat Buah Srikaya Untuk Kesehatan Yang Perlu Kamu Ketahui

3. Meredakan nyeri sendi
Biji alpukat sangat bermanfaat untuk meredakan nyeri sendi. Biji alpukat ini juga diperkaya dengan sifat anti jamur dan dapat mengurangi berbagai bentuk radang dan kanker.


4. Meningkatkan pencernaan
Biji alpukat membantu memerangi berbagai masalah pencernaan seperti maag, disentri, hingga risiko kanker usus.


5. Kaya serat
Biji alpukat kaya akan serat larut yang sangat baik untuk mendukung kesehatan pencernaan serta mengurangi kolesterol maupun hipertensi.

Demikianlah mengenai 5 manfaat biji alpukat untuk kesehatan, semoga artikel kesehatan ini bermanfaat untuk anda.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar semua orang tahu tentang manfaat biji alpukat ini.