Info Kesehatan | Kesehatan Terbaru dan Terkini

    4 Ciri-Ciri Kehamilan Yang Sehat

    Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan saat hamil, antara lain dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok. Namun terkadang itu semua tidak menjamin kehamilan Anda berjalan dengan lancar. Meski begitu, Anda tidak perlu cemas berlebihan. Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan Anda dengan memeriksakan diri secara rutin ke dokter. Berikut ini merupakan 4 ciri-ciri kehamilan yang sehat sebagaimana dilansir Magforwoman :

    Berat badan konstan dan normal
    Ciri pertama yang menunjukkan bahwa kehamilan Anda dalam kondisi sehat adalah berat badan tetap konstan dan meningkat secara bertahap. Sebagai acuan Anda bisa melihat bagan berat badan yang ideal. Normalnya wanita hamil bobot tubuhnya kan bertambah sekitar 12 sampai 15 kg. Selama hamil sebaiknya pemeriksaan berat badan secara rutin ke dokter kandungan.

    Tekanan darah normal
    Salah satu faktor terpenting yang menunjukkan kehamilan yang sehat adalah tekanan darah. Tercatat banyak kasus yang menunjukkan adanya komplikasi pada kehamilan dan persalinan akibat tekanan darah tinggi. Kehamilan yang sehat dapat ditandai dengan tekanan darah yang berada pada batas normal.

    Kadar gula darah normal
    Umumnya wanita hamil rawan terserang gangguan gestasional diabetes. Gangguan ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu dan janin. Kadar glukosa yang normal merupakan pertanda dari kondisi kehamilan yang sehat.

    Sakit dan nyeri tubuh
    Semakin bertambahnya usia kehamilan maka tubuh akan kerap mengalami nyeri. Kondisi ini normal terjadi pada ibu hamil karena tekanan dan beban tubuhnya makin bertambah. Maka tak heran bila banyak ibu hamil yang mengeluh sakit punggung. Namun, bila nyeri yang dirasakan sudah berlebihan sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

    Sumber: okezone.com

    Inilah 6 Tips Pemberian Susu Formula pada Bayi

    Namun beberapa wanita tidak cukup memproduksi ASI, tidak memiliki waktu karena bekerja seharian penuh, memiliki masalah kesehatan atau kendala lain sehingga tidak bisa memberikan ASI secara memadai. Untuk itu, pemberian susu formula tidak terelakkan. Bila Anda termasuk dalam kelompok tersebut, berikut adalah tips pemberian susu formula yang perlu Anda perhatikan:

    1. Pilih produk sesuai usia

    Hal yang terpenting adalah memastikan kesesuaian produk dengan usia anak Anda. Setiap susu formula memiliki nutrisi dengan komposisi yang disesuaikan dengan usia anak. Jangan sekali-kali memberikan susu sapi biasa ke bayi. Susu itu tidak dianjurkan karena tidak memiliki unsur-unsur nutrisi yang tepat untuk bayi dan dapat memicu masalah pencernaan.
    Ada banyak jenis susu formula di pasaran. Sejauh ini yang paling populer dan mungkin yang terbaik adalah susu formula yang terbuat dari susu sapi. Bagi bayi yang memiliki intoleransi laktosa, susu formula berbasis kedelai dan susu kambing bisa menjadi pilihan. Ada banyak merek yang tersedia di pasaran dan semua merek tunduk pada aturan dan pengawasan pemerintah (BPOM). Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan kandungannya. Kenyataannya, penelitian menunjukkan bahwa tidak banyak perbedaan kandungan nutrisi antar produk susu formula, yang semuanya dibuat menyerupai kandungan gizi pada ASI. Perbedaan antar produk biasanya terletak pada kadar gula, protein dan lemak. Semua susu formula bayi diperkaya dengan zat besi (untuk mencegah anemia) dan vitamin D (untuk mempromosikan pertumbuhan tulang). Beberapa susu formula juga dilengkapi dengan DHA dan ARA, yang ditemukan dalam ASI dan diperkirakan membantu pertumbuhan otak bayi.

    2.Ikuti dosis yang dianjurkan

    Jangan memberikan lebih atau kurang dari takaran yang ditunjukkan pada kemasan susu. Susu yang terlalu encer akan membuat bayi cepat lapar kembali, dan bila terlalu kental dapat menyulitkan pencernaannya. Selalu gunakan sendok takar yang disertakan dalam kemasan. Takaran satu sendok adalah satu sendok penuh yang diratakan.

    3. Perhatikan kebersihan

    Rebuslah dengan air mendidih botol, cincin dan dot susu yang sudah dicuci  sebelum digunakan kembali. Selalu gunakan air matang yang hangat untuk mencampur susu. Susu formula yang berada lebih dari satu jam pada suhu kamar tidak boleh diberikan kepada bayi Anda. Susu formula tidak steril, dan bakteri dapat bertahan hidup dalam susu meskipun Anda menggunakan air steril untuk mencampurnya. Di suhu ruangan, bakteri  itu akan berkembang biak dengan cepat. Bahkan jika Anda menyimpan susu formula di lemari es, bakteri dapat berkembang dalam beberapa jam. Anak Anda dapat mengalami infeksi perut bila meminumnya.

    5. Jangan menjadwalkan pemberian susu

    Nafsu makan bayi Anda bervariasi dari hari ke hari dan bulan ke bulan, jadi biarkan dia mengatur waktu makannya sendiri. Bayi Anda akan meminta susu sesering yang dia perlukan, selama Anda memahami dan menanggapi isyaratnya. Ketika bayi Anda baru lahir, dia akan minum sedikit tetapi sering, sehingga pemberian botol dilakukan setiap dua atau tiga jam sekali. Semakin besar, semakin besar porsi untuk setiap pemberian sehingga frekuensinya berkurang. Sebagai aturan umum, bayi Anda membutuhkan antara 150 ml dan 200 ml susu formula per kilogram berat tubuhnya per hari. Jadi, jika bayi Anda beratnya 5 kg, dia akan membutuhkan antara 750 ml dan 1.000 ml susu formula selama periode 24-jam untuk memuaskan rasa laparnya.

    4. Berikan susu formula seperti memberikan ASI

    Terutama pada bayi di bawah enam bulan, pemberian susu formula sebaiknya dilakukan seperti halnya memberikan ASI, yaitu dengan menggendong. Jaga kontak mata dan kontak kulit Anda, dan berbicaralah dengannya. Kedekatan dengan ibu adalah ”makanan batin” yang sangat dibutuhkan untuk perkembangannya.

    6. Perhatikan saat pemberian susu

    Miringkan botol sedikit sehingga ujung dot selalu penuh dengan susu, bukan udara. Anda akan melihat gelembung-gelembung di dalam botol saat bayi Anda mengisap. Dia mungkin mengisap dengan kuat lalu beristirahat di antaranya. Istirahat itu memberinya waktu untuk merasakan apakah sudah kenyang atau belum. Jika Anda mendengar suara bising ketika bayi Anda minum, mungkin terlalu banyak udara di botolnya. Periksalah apakah dot susu sudah terpasang dengan kencang dan posisi botol tidak terlalu miring.

    Manfaat Buah Naga

    Berikut adalah 10 manfaat buah naga :

    1. Menghambat Penuaan Dini
    Antioksidan yang terkandung dalam buah naga dapat mengambat proses penuaan dini yang biasa dialami oleh seseorang yang setiap harinya terpapar oleh polusi udara. Kandungan yang terdapat dalam buah naga akan mengeluarkan racun dalam tubuh secara efektif, sama efektifnya dengan buah apel.

    2. Mencegah Kanker
    Antioksidan selain berguna untuk menghambat penuaan dini juga terbukti ampuh untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh manusia. Buah yang memiliki rasa hambar sedikit manis dengan biji kecil yang dapat dimakan ini dapat dikonsumsi oleh semua lapisan usia. Namun, ada juga orang yang tidak menyukai buah lembek ini.

    3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
    Vitamin C yang terkandung di dalam buah naga cukup tinggi. Itulah sebabnya mengapa buah ini sangat baik dikonsumsi oleh anak dalam masa pertumbuhan. Bila Anda sering terkena flu khususnya di saat perubahan musim yang tidak menentu seperti sekarang ini, sebaiknya konsumsilah buah naga secara teratur setiap hari.

    4. Meningkatkan Nafsu Makan
    Jika saat ini Anda sedang mengalami masa di mana nafsu makan turun, sebaiknya konsumsilah buah naga. Selain kandungan Vitamin C yang tinggi ternyata di dalam buah naga juga terkandung Vitamin B2 dan B1 yang sudah sejak lama diandalkan oleh dunia pengobatan sebagai penambah nafsu makan, khususnya dalam masa penyembuhan dari penyakit.

    5. Menurunkan Kadar Kolesterol
    Selain Vitamin B2 dan B1, buah naga juga banyak menyimpan Vitamin B3 yang jika dikonsumsi secara teratur dapat menurunkan kolesterol dalam darah secara efektif. Jika kolesterol darah menurun maka seseorang akan dijauhkan dari yang namanya gangguan peredaran darah dan jantung.

    6. Memperkuat Tulang dan Gigi
    Di dalam satu buah naga terdapat kandungan fosfor dan kalsium yang melimpah. Itulah sebabnya jika seseorang mengonsumsi buah naga secara teratur keadaan tulang dan giginya jauh lebih baik ketimbang seseorang yang tidak pernah makan buah naga. Bagi Anda yang kini menginjak usia senja sebaiknya mengonsumsi buah naga karena dapat mencegah terjadinya kerapuhan tulang atau osteoporosis.

    7. Mencegah Diabetes Melitus
    Saat ini penyakit degenatif merupakan momok tersendiri bagi orang yang setiap harinya mengonsumsi makanan tak sehat. Apalagi orang tersebut menjalani kehidupan dengan pola hidup tidak sehat pula, kemungkinan besar di masa tuanya akan mengalami penyakit degeneratif yang saat ini jumlahnya semakin meningkat mengalahkan penyakit infeksi. Jika Anda sadar akan hal itu dan takut terjangkit Diabetes Melitus, sebaiknya mulai sekarang konsumsilah buah Naga karena di dalamnya terdapat zat yang efektif untuk mengurangi kadar gula dalam darah.

    8. Merawat Kesehatan Mata
    Tak hanya Vitamin A yang dibutuhkan untuk menjaga mata agar tetap sehat, karoten juga bermanfaat bagi kesehatan mata yang kita miliki. Di dalam buah naga terdapat karoten yang sangat baik untuk mata.

    9. Merawat Jantung Agar tetap sehat
    Selain olahraga teratur, konsumsi makanan sehat juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung. Jika Anda bingung menentukan buah apa yang sehat untuk jantung, sebaiknya pilih buah naga untuk menjadi salah satu menu makanan sehat Anda mulai sekarang. Kandungan Vitamin C, B1, B2, dan B3 didalam buah yang dijuluki Dragon Fruit ini sangat baik untuk kesehatan jantung Anda.

    10. Merawat Kesehatan Kulit
    Jika saat ini Anda sedang mengalami masalah pada kulit khususnya jerawat, tak perlu kawatir sebab di dalam buah naga terdapat kandungan Vitamin C yang dapat kita andalkan sebagai salah satu cara menghilangkan jerawat secara sehat. Caranya pun cukup mudah, ambil satu buah naga lalu kupas kulitnya, masukkan ke dalam blender, haluskan. Masukkan buah naga halus kedalam gelas, ambil airnya dengan sendok usapkan pada wajah. Sisanya bisa diminum sebagai jus segar. Lakukan secara teratur sampai masalah jerawat Anda hilang. Selain itu, juga dapat diandalkan sebagai salah satu cara menghilangkan bekas jerawat yang mengganggu pada kulit wajah Anda.

    Itulah 10 manfaat buah naga untuk kesehatan Anda. Cara penyajian yang mudah membuat buah naga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Baik dimakan secara langsung maupun diolah menjadi jus, buah naga tetap lezat untuk dikonsumsi.

    Sumber : majalahkesehatan.com

    Manusia Bisa Hidup Tanpa 6 Organ Ini

    Menurut Dr.Len Horovitz, pakar paru dari Lenox Hill Hospital di New York, AS, pada masa sekarang pun jika terjadi komplikasi radang paru dan batuk rejan yang sulit ditangani dokter terpaksa harus membuang paru yang terinfeksi. Demikian juga halnya dengan kanker paru.

    Jika satu paru diangkat, paru yang masih tersisa akan mengambil alih tugas tersebut. Karena itu hidup dengan satu paru tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.

    Kendati kita harus berusaha untuk menjaga organ tubuh selengkap mungkin, namun ternyata kita tetap bisa hidup meski tanpa organ-organ berikut ini:
     
    Ginjal
    Manusia memiliki dua ginjal meski sebenarnya kita tetap bisa bertahan hidup hanya dengan satu ginjal. Ada orang-orang yang terlahir hanya dengan satu ginjal, atau satu ginjal terpaksa diambil untuk didonorkan atau diangkat setelah terjadinya cedera.

    Secara umum, seseorang bisa hidup dengan normal hanya dengan satu ginjal. Bahkan secara teknis sebenarnya kita bisa hidup tanpa ginjal, tetapi harus melakukan cuci darah secara rutin.

    - Limpa
    Fungsi limpa adalah menyaring darah dan membantu tubuh melawan infeksi. Akan tetapi organ ini tidak esensial untuk bertahan hidup. Limpa bisa diangkat, misalnya jika terjadi kerusakan. Namun orang yang hidup tanpa limpa cenderung mudah tertular penyakit.

    - Organ reproduksi
    Ada beberapa penyebab mengapa wanita terpaksa menjalani histerektomi atau pengangkatan rahim, antara lain kanker, tumor dalam rahim, nyeri pelvis kronik, dan sebagainya. Sekitar 1 dari 3 wanita di AS menjalani prosedur histerektomi di usia 60 tahun. Sementara kaum pria juga bisa menjalani pengangkatan testis jika terkena kanker testis.
     
    Lambung
    Lambung terkadang diangkat sebagian atau seluruhnya sebagai bagian dari terapi kanker lambung. Prosedur ini dikenal sebagai gastrektomi. Dalam prosedur ini, usus kecil disambungkan dengan esofagus.

    Seseorang yang menjalani gastrektomi total akan mendapatkan nutrisi lewat pembuluh darah selama beberapa minggu pasca operasi. Setelah itu mereka sudah bisa makan berbagai makanan meski dalam porsi kecil.
     
    Usus besar
    Penyakit kanker usus atau penyakit Chrohns juga akan membuat penderitanya menjalani pengangkatan kolon atau usus besar. Kita bisa hidup tanpa kolon tetapi harus memakai kantong di bagian perut untuk menampung hasil buangan. Tetapi kini dokter juga bisa melakukan operasi untuk membuat semacam kantong di usus halus sebagai pengganti usus yang dibuang.
     
    Usus buntu
    Panjang usus buntu, yang bentuknya mirip cacing dan menempel pada bagian awal usus besar ini adalah sekitar 8,5 cm. Tidak jelas apa fungsi usus buntu, kemungkinan besar usus ini berperan sebagai imunitas usus besar. Usus ini sering diangkat jika mengalami peradangan atau pembengkakan.

    Sumber : health.kompas.com
     
    Ping.sg  | INDONESIA BLOGGER
    ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free ping.sg - the community meta blog for singapore bloggers NewsAlloy buttonMy Ping in TotalPing.comMy Zimbio Blog Directory
    Support : NGEBLOG™ NEWS | TECHNOLOGY PORTFOLIO | MY BACKLINK
    Copyright © 2011. Info Kesehatan - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger