Tahukah Kamu Penyakit Anoreksia Nervosa dan Penyebabnya?

ADVERTISEMENT
Info Kesehatan - Anoreksia Nervosa (AN) adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang. Pencitraan diri pada penderita Anoreksia Nervosa dipengaruhi oleh bias kognitif (pola penyimpangan dalam menilai suatu situasi) dan memengaruhi cara seseorang dalam berpikir serta mengevaluasi tubuh dan makanannya. Anoreksia Nervosa merupakan sebuah penyakit kompleks yang melibatkan komponen psikologikal, sosiologikal, dan fisiologikal, pada penderitanya ditemukan peningkatan rasio enzim hati ALT dan GGT, hingga disfungsi hati akut pada tingkat lanjut.

Seseorang yang menderita Anoreksia Nervosa disebut sebagai anoreksik atau (lebih tidak umum) anorektik. Istilah ini sering kali namun tidak benar disingkat menjadi anorexia, yang berarti gejala medis kehilangan nafsu makan.

Anoreksia Nervosa bisa menuntun pada pemberhentian kerja organ-organ tubuh dan kematian.

Penyakit Anoreksia Nervosa dan Penyebabnya
ilustrasi


Biasanya yang mengidap penyakit Anoreksia Nervosa adalah remaja putri atau perempuan dewasa dan usia rawan mulai munculnya anoreksia nervosa sekitar usia 16-17 tahun. Biasanya pengidap Anoreksia akan membuat tubuhnya menjadi sekurus mungkin, dan pengidap biasanya akan membatasi asupan makanan dan akan berolahraga secara berlebihan. Bahkan beberapa orang yang mengidap masalah anoreksia ini akan berusaha memuntahkan makanan yang telah mereka konsumsi.

Dibawah bawah ini adalah contoh wanita yang mengidap penyakit Anoreksia Nervosa

Valeria Levitin - wanita pengidap penyakit Anoreksia Nervosa
Valeria Levitin - wanita pengidap penyakit Anoreksia Nervosa

Berikut Ciri-Ciri Gejala Anoreksia Nervosa
  1. Pengidap anoreksia biasanya mengalami penurunakn berat badan dengan seignifikan dan tubuhnya terlihat sangat kurus.
  2. Biasanya Orang yang terkena masalah kesehatan ini akan selalu memperhatikan bentuk tubuh dirinya di depan cermin.
  3. Hampir tiap waktu menimbang berat badan tubuh.
  4. Makanan yang sudah dikonsumsi sering mereka muntahkan kembali.
  5. Kebiasaan berbohong apabila pengidap ditanya sudah makan atau belum.
  6. Pengidap anoreksia nervosa biasanya sangat memperhitungkan jumlah dari lemak, gula dan kalori dari makanan yang akan di konsumsi.
  7. Olahraga yang dilakukan sering terlalu berlebihan.
  8. Terkena masalah kesehatan yang diakibatkan dari masalah anoreksia penderita sendiri, diantaranya dehidrasi, mengalami kelelahan, tekanan darah yang rendah, rambut menjadi rontok, perasaan pusing, dan keadaan kulit yang kering.
  9. Pengidap biasanya memiliki kebiasaan mengkonsumsi obat-obatan pencahar dan obat yang dapat menekan nafsu makan.

Penyebab Anoreksia Nervosa
Penyebab anoreksia nervosa secara pasti masih belum jelas. Sebagian besar spesialis percaya bahwa gangguan tersebut berasal dari gabungan sejumlah faktor, seperti faktor psikologis, lingkungan, serta genetika atau biologis.


Komplikasi yang mungkin terjadi pada penderita penyakit Anoreksia Nervosa

Anoreksia bisa menimbulkan masalah-masalah kesehatan lainnya yang cukup serius jika tidak berhasil diobati dalam jangka waktu yang lama. Beberapa komplikasi anoreksia nervosa adalah:
  • Denyut jantung tidak teratur.
  • Gagal jantung.
  • Menstruasi tidak lancar.
  • Anemia.
  • Gagal ginjal.
  • Kemandulan.
  • Osteoporosis.
  • Konstipasi.
  • Kematian akibat kurang gizi atau bunuh diri.

Sekian informasi tentang Penyakit Anoreksia Nervosa dan Penyebabnya. Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan anda tentang kesehatan. Jaga selalu kesehatan Anda dan Salam Sehat.

Jangan Lupa Bagikan Artikel Ini :)