Mimisan, Biasa atau Bahaya?

Info Kesehatan - Setiap ibu pasti sangat kenal dengan istilah mimisan atau keluarnya darah dari hidung atau dalam istilah medis disebut juga dengan epikstasis. Mimisan sering dialami para balita, dan terjadi karena adanya perlukaan pada pembuluh darah di daerah hidung. Pada usia balita, mimisan memang lebih sering terjadi karena pembuluh darah anak masih tipis dan peka, serta anak sangat aktif pada usia ini.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya mimisan antara lain: spontan saat demam tinggi, udara yang terlalu panas dan kering. trauma atau terbentur pada daerah hidung, atau si kecil mengorek-ngorek hidung dengan jari tangan sehingga melukai pembuluh darah di hidung. Mimisan juga sering terjadi pada anak yang mengalami rhinitis alergika (pada kejadian ini anak sering sekali mengalami pilek karena alergi, sehingga pembuluh darahnya menjadi lebih tipis). Atau pada sebagian kecil mimisan juga dapat merupakan bagian dari penyakit yang serius.

Mimisan
ilustrasi Mimisan

Jangan panik jika si kecil mimisan, baringkan anak dengan posisi kepala lebih tinggi (setengah duduk atau posisi duduk). Kemudian tekan daerah tulang hidung anak selama 1-2 menit. Selanjutnya kompres dengan es batu di daerah luar tulang hidung anak pada sisi yang mengalami mimisan. Anda juga bisa memasang sumbat lubang hidung anak pada sisi yang mengalami mimisan dengan kapas atau kasa atau tissue. Setelah 3-5 menit periksa apakah mimisan masih berlangsung.

Kondisi mimisan ini bisa saja bukan masalah besar. Tapi bisa juga perlu penanganan segera oleh dokter. Misalnya jika mimisan tidak teratasi dengan cara yang disebutkan di atas setelah 15-30 menit. Juga jika mimisan terjadi spontan dan berulang, atau jika mimisan dikarenakan trauma pada kepala yang juga disertai gejala lain seperti gangguan kesadaran atau disertai muntah yang proyektil. Anda juga harus segera membawa si kecil ke dokter jika mimisan yang menyertai demam selama 3 hari atau lebih, atau jika terjadi berulang dan disertai adanya hematom atau lebam -lebam pada bagian kulit lainnya.

Pada mimisan yang merupakan bagian dari penyakit serius biasanya mimisan terjadi lebih sering dengan perdarahan lebih banyak dan sulit diatasi. Pada keadaan ini anak perlu diperiksakan ke dokter untuk dicari tahu lebih lanjut penyebab mimisan.

Saat mimisan, terkadang sebagian darah tertelan oleh anak. Jangan panik bila pasca mimisan anak batuk mengeluarkan darah atau terdapat darah pada reak anak. Hal itu kemungkinan besar dikarenakan darah yang tertelan saat mimisan sebelumnya. (tempo.co)

Demikian info mengenai Mimisan, Biasa atau Bahaya , semoga info ini bermanfaat buat anda semuanya.