Waspada Virus MERS

Waspadai virus MERS
ilustrasi
Waspada Virus MERS - Middle East Respiratory Syndrome atau disingkat MERS adalah penyakit virus pada pernapasan yang disebabkan oleh corona virus yang disebut MERS-Cov. Virus ini pertama kali dilaporkan mewabah di Arab Saudi pada tahun 2012.

Corona virus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada orang, corona virus dapat menyebabkan penyakit mulai dalam tingkat keparahan seperti flu biasa hingga Sindroma Pernapasan Akut atau SARS(Severe Acute Respiratory Syndrome).

MERS Coronaviruses pertama kali terdeteksi pada bulan April 2012. Ini merupakan virus baru (novel coronaviruses) yang belum pernah terlihat pada manusia sebelumnya. Pada kebanyakan kasus,virus ini telah menyebabkan penyakit yang parah, bahkan setengah dari kasus yang tercatat mengalami kematian.

Hingga kemudian, corona virus ini dikenal sebagai Middle East Respiratory Syndrome Coronaviruses (MERS-Cov). Nama itu diberikan Coronavirus Study Group of the International Committee di Taxonomy of Viruses pada May 2013.


Negara Rentan MERS 

Hingga kini, sudah ada sembilan negara yang melaporkan terinfeksi virus MERS. Yakni, Perancis, Jerman, Italia, Jordan, Qatar, Arab Saudi, Tunisia, Uni Emirat Arab, dan Inggris. Di mana negara-negara ini memiliki koneksi (baik langsung atau tidak langsung) dengan Timur Tengah.

Sejauh ini, penyebaran virus hanya dikaitkan dengan negara yang berada di dekat Semenanjung Arab. Center for Disease Control and Prevention(CDC) mengatakan, hingga kini belum ada kasus yang mengidentifikasi wabah ini sampai ke Amerika Serikat.


Gejala Virus MERS 

Gejala umum yang akut pada penyakit pernapasan ini adalah demam, batuk, sesak napas, dan kesulitan bernapas. Bahkan banyak juga pasien yang mengalami radang paru-paru, gejala gastrointestinal, termasuk diare, atau gagal ginjal, dan tidak sedikit di antaranya yang meninggal.

Sedangkan pada orang dengan defisiensi imun, penyakit ini mungkin memiliki presentasi atipikal.


Berasal dari Unta? 

Sebelumnya dikatakan, virus ini pertama kali ditemukan pada hewan unta. Namun hingga kini, kebenaran mengenai hal itu masih belum diketahui.

Dan mengenai bagaimana penyakit ini bisa sampai menginfeksi manusia, belum ada penyelidikan yang berhasil menjawab hal itu. Penelitian mengenai hal itu masih terus berlanjut bersamaan dengan penelitian untuk mengetahuijenis paparan yang menyebabkan infeksi, modus penularan,pola klinis, serta perjalanan penyakit.


Menular melalui Kontak Fisik 

Yang pasti, jika ada orang yang terinfeksi virus MERS, ia dapat dengan mudah menularinya kepada orang lain. Seperti yang terjadi pada kebanyakan kasus virus ini. Namun,mekanisme penularannya, apakah pernapasan (misalnya batuk, bersin) atau kontak fisik langsung dengan pasien atau kontaminasi lingkungan oleh pasien, belum diketahui.