Hati-hati, Tidur Siang Kelamaan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat

Ilustrasi

Info Kesehatan,Hati-hati, Tidur Siang Kelamaan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat - Tidur siang atau siesta banyak direkomendasikan karena bisa memulihkan kebugaran otak maupun fisik secara keseluruhan. Namun sebaiknya tidak berlebihan, penelitian menunjukkan bahwa tidur siang terlalu lama bisa memicu diabetes.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan mengamati 27.000 orang pensiunan di China. Seluruh partisipan dibagi menjadi 4 kelompok berdasarkan durasi tidur siangnya, mulai dari 0 menit alias tidak tidur siang sama sekali hingga yang lebih dari 60 menit.

Lebih dari 2 pertiga partisipan yang diteliti mengaku punya kebiasaan tidur siang. Setelah disesuaikan dengan faktor lain seperti kebiasaan merokok dan pola makan, peneliti menyimpulkan bahwa paritipan yang tidur siangnya lebih dari 60 menit punya risiko diabetes lebih besar dibandingkan yang tidak tidur siang sama sekali.

Meski begitu, manfaat positif didapatkan oleh partisipan yang tidur siang dalam durasi kurang dari 30 menit. Jika terlalu lama tidur siang dapat meningkatkan risiko diabetes, tidur siang secukupnya justru menurunkan tekanan dan kadar gula dalam darah.

"Temuan ini mungkin punya implikasi sangat penting bagi yang terbiasa tidur siang," kata Eliane Lucassen, peneliti dari Leiden University di Belanda, seperti dikutip dari Foxnews, Sabtu (26/10/2013).

Sebelumnya, berbagai penelitian memang menunjukkan adanya hubungan antara risiko diabetes dengan pola tidur, baik terlalu banyak tidur maupun kurang tidur. Diyakini, pola tidur yang tidak teratur merusak jam biologis dan kerja sistem metabolisme, termasuk dalam memecah dan membakar gula sebagai sumber energi.

Dalam kaitannya dengan tidur siang, diyakini tidur siang dalam waktu terlalu lama membuat orang susah tidur pada malam harinya. Akibatnya pola tidur menjadi tidak teratur, lalu sistem metabolismenya terganggu.